Monday, October 5, 2015

Deteksi Penyakit dari Cara Berjalan

Cara berjalan ternyata mengungkap banyak misteri. Menurut pakar dari Universitas Northwestern Dr Laura Bermen, mengungkapkan bahwa kepuasan orgasme wanita saat bercinta dapat terlihat dari cara berjalan, kini cara berjalan juga dapat menunjukkan tingkat kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diketahui dari cara berjalan :
 

BERJALAN TERLALU TEGAK ATAU TERLAIU BERLENGGAK-LENGGOK 


• Indikasi penyakit: otot bagian bawah lemah, bisa menyebabkan masalah punggung dan kaki.

Cara berjalan yang terlalu tegak seperti seorang supermodel bisa menjadi pertanda nyeri di bagian punggung. Jadi, ketika hendak berjalan, bagian pantat akan bergerak dari sisi ke sisi pertanda otot tersebut rileks. Sebab, berjalan terlalu tegak bisa membuat punggung kaku dan sakit.


BERJALAN LAMBAT


• Indikasi penyakit: harapan hidup yang lebih pendek, diabetes, artritis, dan risiko demensia.

Salah satu tanda tubuh berfungsi dengan baik adalah kecepatan berjalan. Seseorang yang masih  muda, bugar, dan sehat rata-rata akan berjalan 1,2 - 1,4 meter per detik. Cara berjalan yang lamban juga menurunkan kinerja otak dalam hal ingatan, bahasa, dan kemampuan mengambil keputusan. Kalau Anda memiliki artritis yang relatif ringan sekalipun atau penyakit lainnya, kecepatan berjalan akan mulai berkurang.


LANGKAH PENDEK


• Indikasi penyakit: kemampuan terbatas untuk orgasme, penyakit sendi, dan kerusakan otot akibat hak sepatu yang tinggi.

Ayunan langkah yang pendek-pendek menunjukkan adanya sakit sendi pada pinggul yang membuat salah satu dari kedua tungkai tidak bisa berayun sejauh mungkin. Bagi wanita, ada baiknya mengurangi kebiasaan memakai sepatu bertumit tinggi. Betis dan paha belakang yang terlalu kaku bisa menjadi salah satu dampak penggunaan high heels.


LENGAN TIDAK BERAYUN


Indikasi penyakit: Masalah di punggung, leher, dan bahu.

Ketika berjalan, kita biasanya akan mengayunkan lengan di sisi yang berlawanan dengan kaki untuk memberikan sokongan dari bagian punggung bawah. Sebab, lengan dan punggung bagian bawah tersambung oleh otot lotissimus dorsi. Tapi adanya masalah di punggung atau di bahu dapat mengganggu proses di bagian otot tersebut. Jika satu bahu bisa berputar dengan bebas, sedangkan di sisi lainnya terlihat kaku, hal itu menunjukkan adanya masalah punggung atau leher akibat gaya hidup buruk yang menahun.


PINCANG


• Indikasi penyakit: Peradangan sendi, tas yang terlalu berat, plontor foselltis (radang di sendi kaki).

Kepincangan dengan panggul yang jatuh ke sisi tertentu menjadi tanda klasik adanya radang sendi di bagian pinggul. Banyak orang yang juga berjalan dengan kaki membentuk huruf O karena pinggul tidak bisa nyaman menopang berat tubuh. Tapi kepincangan juga bisa terjadi karena terlalu sering membawa tas yang sangat berat. ”Tas yang berat di bahu kanan akan membuat sisi tubuh miring dari waktu ke waktu dan menyebabkan kaki kiri lebih panjang.


MENYERET


• Indikasi penyakit: Parkinson.


SAAT NAIK TANGGA


Indikasi penyakit: Bunions (kelainan bentuk tulang), radang sendi pada lutut.

Salah satu tanda klasik adanya bunions (benjolan sakit di sisi jempol kaki) adalah rasa sakit yang muncul saat berjalan naik dan turun tangga tanpa alas kaki. "Sinyal rasa sakit mengindikasikan ada perubahan erosif yang berkembang pada sendi. Penyakit parkinson adalah gangguan neurologis yang progresif akibat berkurangnya zat kimia otak berupa dopamin. Hal ini menyebabkan hilangnya kernampuan mengontrol otot-otot dan gerakan Anda. Ciri klasik penyakit ini biasanya ditemukan pada orang yang punya gaya berjalan dengan menyeret kedua kakinya. Pasien juga cenderung membuat langkah yang sangat kecil saat hendak maju atau mundur sehingga sering jatuh.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More