Cara
berjalan ternyata mengungkap banyak misteri. Menurut pakar dari
Universitas Northwestern Dr Laura Bermen, mengungkapkan bahwa kepuasan orgasme
wanita saat bercinta dapat terlihat dari cara berjalan, kini cara berjalan juga
dapat menunjukkan tingkat kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa penyakit
yang bisa diketahui dari cara berjalan :
BERJALAN TERLALU TEGAK ATAU TERLAIU BERLENGGAK-LENGGOK
• Indikasi
penyakit: otot bagian bawah lemah, bisa menyebabkan masalah punggung dan kaki.
Cara berjalan
yang terlalu tegak seperti seorang supermodel bisa menjadi pertanda nyeri di
bagian punggung. Jadi, ketika hendak berjalan, bagian pantat akan bergerak dari
sisi ke sisi pertanda otot tersebut rileks. Sebab, berjalan terlalu tegak bisa
membuat punggung kaku dan sakit.
BERJALAN LAMBAT
• Indikasi
penyakit: harapan hidup yang lebih pendek, diabetes, artritis, dan risiko
demensia.
Salah satu
tanda tubuh berfungsi dengan baik adalah kecepatan berjalan. Seseorang yang
masih muda, bugar, dan sehat rata-rata
akan berjalan 1,2 - 1,4 meter per detik. Cara berjalan yang lamban juga menurunkan
kinerja otak dalam hal ingatan, bahasa, dan kemampuan mengambil keputusan. Kalau
Anda memiliki artritis yang relatif ringan sekalipun atau penyakit lainnya,
kecepatan berjalan akan mulai berkurang.
LANGKAH PENDEK
• Indikasi
penyakit: kemampuan terbatas untuk orgasme, penyakit sendi, dan kerusakan otot
akibat hak sepatu yang tinggi.
Ayunan
langkah yang pendek-pendek menunjukkan adanya sakit sendi pada pinggul yang membuat
salah satu dari kedua tungkai tidak bisa berayun sejauh mungkin. Bagi wanita,
ada baiknya mengurangi kebiasaan memakai sepatu bertumit tinggi. Betis dan paha
belakang yang terlalu kaku bisa menjadi salah satu dampak penggunaan high
heels.
LENGAN TIDAK BERAYUN
• Indikasi
penyakit: Masalah di punggung, leher, dan bahu.
Ketika
berjalan, kita biasanya akan mengayunkan lengan di sisi yang berlawanan dengan
kaki untuk memberikan sokongan dari bagian punggung bawah. Sebab, lengan dan
punggung bagian bawah tersambung oleh otot lotissimus dorsi. Tapi adanya
masalah di punggung atau di bahu dapat mengganggu proses di bagian otot
tersebut. Jika satu bahu bisa berputar dengan bebas, sedangkan di sisi lainnya
terlihat kaku, hal itu menunjukkan adanya masalah punggung atau leher akibat
gaya hidup buruk yang menahun.
PINCANG
• Indikasi
penyakit: Peradangan sendi, tas yang terlalu berat, plontor foselltis (radang
di sendi kaki).
Kepincangan
dengan panggul yang jatuh ke sisi tertentu menjadi tanda klasik adanya radang
sendi di bagian pinggul. Banyak orang yang juga berjalan dengan kaki membentuk
huruf O karena pinggul tidak bisa nyaman menopang berat tubuh. Tapi kepincangan
juga bisa terjadi karena terlalu sering membawa tas yang sangat berat. ”Tas
yang berat di bahu kanan akan membuat sisi tubuh miring dari waktu ke waktu dan
menyebabkan kaki kiri lebih panjang.
MENYERET
• Indikasi
penyakit: Parkinson.
SAAT NAIK TANGGA
• Indikasi
penyakit: Bunions (kelainan bentuk tulang), radang sendi pada lutut.
Salah satu
tanda klasik adanya bunions (benjolan sakit di sisi jempol kaki) adalah rasa
sakit yang muncul saat berjalan naik dan turun tangga tanpa alas kaki.
"Sinyal rasa sakit mengindikasikan ada perubahan erosif yang berkembang
pada sendi. Penyakit parkinson adalah gangguan neurologis yang progresif akibat
berkurangnya zat kimia otak berupa dopamin. Hal ini menyebabkan hilangnya
kernampuan mengontrol otot-otot dan gerakan Anda. Ciri klasik penyakit ini
biasanya ditemukan pada orang yang punya gaya berjalan dengan menyeret kedua
kakinya. Pasien juga cenderung membuat langkah yang sangat kecil saat hendak
maju atau mundur sehingga sering jatuh.



0 comments:
Post a Comment